
Jika tidak mengenalnya, Anda mungkin mengira bahwa Nick Vujicic tidak
pernah bermasalah. Kedua tangannya tidak pernah lecet. Ia tidak pernah
bermasalah dengan lutut kakinya. Jari tangannya tidak pernah terjepit
pintu, jari kakinya tidak pernah tertusuk, atau tulang keringnya tak
pernah terantuk meja.
Namun, semua hal itu disebabkan karena Nick tidak punya tulang
kering, jari kaki, jari tangan, lutut, atau lengan. Nick lahir tanpa
tangan dan kaki. Sebelum Anda mulai merasa kasihan kepada Nick,
simaklah kata-katanya. “Allah tidak akan mengizinkan apapun terjadi di
dalam hidup kita kecuali Ia memiliki tujuan yang baik di dalam semuanya
itu. Saya menyerahkan hidup saya sepenuhnya kepada Kristus pada umur 15
tahun setelah membaca Yohanes 9. Yesus berkata bahwa alasan mengapa
orang itu dilahirkan buta adalah ‘karena pekerjaan-pekerjaan Allah
harus dinyatakan di dalam dia.’ . . . Sekarang saya mengerti bahwa
kemulian-Nya dinyatakan ketika Ia memakai saya apa adanya dan dengan
cara yang tidak dapat dilakukan orang lain.” Nick berkeliling dunia
untuk memberitakan Injil dan kasih Yesus.
Nick berkata, “Jika saya dapat percaya kepada Allah dengan
kondisi seperti ini, seharusnya Anda dapat percaya kepada Allah dengan
kondisi yang Anda miliki. . . . Sukacita terbesar dari semua ini adalah
memiliki Kristus Yesus di dalam hidup saya dan menjalani tujuan mulia
yang disediakan-Nya bagi saya.”
melampaui semua keterbatasan kita dan memiliki kepercayaan yang sama
kepada Allah, yang telah mengubah seseorang yang tidak punya lengan dan
kaki menjadi seorang misionaris bagi Yesus?
Memercayai Allah akan mengubah kesulitan menjadi kesempatan.
Sumber : http://rbcintl.org/odb/id-odbtxt.php?date_id=20080514%E2%8C%A9=id
Pada waktu dilahirkan dari rahim ibunya, bayi takut jatuh terperosot, sehingga secara naluriah si bayi pegangan ”rambut rahim Ibunya”. Goresan akibat rambut-rambut rahim itu membekas di tangan bayi dan terbentuklah garis tangan manusia.
Hehehe ...
Terima kasih buat Mr. Nono yang telah memberikan workshop selama 2 hari tentang e-Learning. Workshop e-Learning tidak hanya berguna bagi saya sebagai pengajar untuk memberikan materi pelajaran pada mahasiswa via internet yang serba praktis dan modern. Namun, e-Learning juga berguna bagi saya untuk membuat blog dan mencurahkan semua keluh kesah, ide dan segala uneg-uneg dalam blog pribadi saya ... (hehe)
